Hukum tajwid surat An Nahl ayat 1

Tajwidaily | Assalaamu'alaikum, pada hari yang cerah dan penuh barokah ini admin Tajwidaily akan membagikan pembahasan analisa hukum tajwid surat ayat lengkap dengan cara baca dan contohnya

Sebelum menganalisa hukum tajwidnya, mari kita baca dan pahami terlebih dahulu teks arab, latin dan terjemah surat An Nahl ayat 1 dibawah ini.

Tajwid surat An Nahl ayat 1
Tajwid surat An Nahl ayat 1

Bacaan surat An Nahl ayat 1

اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَتٰۤى اَمْرُ اللّٰهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْهُ  ۗ سُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ

ataaa amrullohi fa laa tasta'jiluuh, sub-haanahuu wa ta'aalaa 'ammaa yusyrikuun

"Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan." (QS. An-Nahl 16: Ayat 1).

Tajwid surat An Nahl ayat 1

Mad jaiz munfashil dan Tafkhim Lam Jalalah

اَتٰۤى اَمْرُ اللّٰهِ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Mad jaiz munfashil, sebab mad ashli (mad thabi'i), yaitu Fathah berdiri menghadapi huruf hamzah pada lain kata. Panjangnya antara 2-5 harakat.
  2. Idzhar syafawi, sebab Mim sukun menghadapi huruf Ra. Cara membaca idzhar syafawi yaitu huruf mim sukun dibaca dengan jelas (tidak dengung).
  3. Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab berharakat dlommah.
  4. Tafkhim (tebal), sebab Lam Jalalah didahului oleh dlommah lalu dibaca dengan panjang 1 alif.

Mad asli

فَلَا تَسْتَعْجِلُوْهُ  ۗ

Tajwid pada kata diatas adalah Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah dan wawu mati setelah dlommah. Panjangnya adalah 1 alif (dua harakat).

Qolqolah sughra dan Mad shilah qashirah

سُبْحٰنَهٗ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Qolqolah sughra, sebab huruf qolqolah yaitu Ba sukun asli.
  2. Mad ashli (mad thabi'i), sebab fathah berdiri diatas huruf Ha.
  3. Mad shilah qashirah, sebab Ha dlomir berharakat dlommah terbalik dan tidak menghadapi huruf mad dan tidak disambung ke huruf didepannya. Serta huruf sebelumnya berharakat. Panjangnya adalah 1 alif (dua harakat).

وَتَعٰلٰى

Tajwid pada kata diatas adalah Mad ashli (mad thabi'i), sebab fathah berdiri diatas huruf 'Ain dan Lam.

Ghunnah

عَمَّا

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Ghunnah, sebab huruf Mim ditasydid. Cara membacanya huruf mim dibaca dengung dengan ditahan antara 2-3 harakat.
  2. Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah.

Mad 'aridl lissukun

يُشْرِكُوْنَ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Huruf Ra dibaca tarqiq (tipis), sebab berharakat kasrah.
  2. Mad 'aridl lissukun (bila dibaca waqaf), sebab mad thabi'i (Wawu mati setelah dlommah) menghadapi huruf hidup lalu bacaannya diwaqafkan/berhenti. Panjangnya 2, 4 atau 6 harakat.

Demikianlah analisa hukum tajwid surat An Nahl ayat 1, semoga bermanfaat.