Hukum tajwid surat Ad Dhuha ayat 1-11 lengkap dengan cara bacanya

Tajwidaily | Assalaamu'alaikum, pada hari yang cerah dan penuh barokah ini admin Tajwidaily akan membagikan pembahasan analisa hukum tajwid surat Ad Dhuha ayat 1-11 lengkap dengan cara baca dan contohnya.

Sebelum menganalisa hukum tajwidnya, mari kita baca dan pahami terlebih dahulu teks arab, latin dan terjemah surat Ad Dhuha ayat 1-11 dibawah ini.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 1-11
Tajwid surat Ad Dhuha ayat 1-11

Bacaan surat Ad Dhuha ayat 1-11

اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَا لضُّحٰى 

wadh-dhuhaa

"Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah)," (QS. Ad-Duha 93: Ayat 1).

وَا لَّيْلِ اِذَا سَجٰى 

wal-laili izaa sajaa

"dan demi malam apabila telah sunyi," (QS. Ad-Duha 93: Ayat 2).

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰى 

maa wadda'aka robbuka wa maa qolaa

"Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu," (QS. Ad-Duha 93: Ayat 3).

وَلَـلْاٰ خِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُ وْلٰى 

wa lal-aakhirotu khoirul laka minal-uulaa

"dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan." (QS. Ad-Duha 93: Ayat 4).

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰى 

wa lasaufa yu'thiika robbuka fa tardhoo

"Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas." (QS. Ad-Duha 93: Ayat 5).

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰ وٰى 

a lam yajidka yatiimang fa aawaa

"Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu)." (QS. Ad-Duha 93: Ayat 6).

وَوَجَدَكَ ضَآ لًّا فَهَدٰى 

wa wajadaka dhooollang fa hadaa

"Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk." (QS. Ad-Duha 93: Ayat 7).

وَوَجَدَكَ عَآئِلًا فَاَ غْنٰى 

wa wajadaka 'aaa-ilang fa aghnaa

"Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan." (QS. Ad-Duha 93: Ayat 8).

فَاَ مَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْ 

fa ammal-yatiima fa laa taq-har

"Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang." (QS. Ad-Duha 93: Ayat 9).

وَاَ مَّا السَّآئِلَ فَلَا تَنْهَرْ 

wa ammas-saaa-ila fa laa tan-har

"Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik(nya)." (QS. Ad-Duha 93: Ayat 10).

وَاَ مَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

wa ammaa bini'mati robbika fa haddis

"Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur)." (QS. Ad-Duha 93: Ayat 11).

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 1

Alif lam syamsiyah

وَا لضُّحٰى 

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Alif lam syamsiyah, sebab alif lam menghadapi huruf Dlo, cirinya ada tanda tasydid. Cara membaca alif lam syamsiyah yaitu dengan mengidghamkan (memasukkan) huruf lam kedalam huruf yang ada didepannya, jadi bunyi huruf lam-nya tidak tampak.
  2. Mad ashli (mad thabi'i), sebab fathah berdiri diatas huruf Ha. Panjangnya adalah 1 alif (dua harakat).

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 2

Huruf lin

وَا لَّيْلِ 

Tajwid pada kata diatas adalah Huruf lin (haraf lin), sebab huruf Ya mati setelah fathah.

اِذَا سَجٰى 

Tajwid pada kata diatas adalah Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah, dan fathah berdiri diatas huruf Jim.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 3

مَا وَدَّعَكَ 

Tajwid pada kata diatas adalah Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah.

Huruf Ra tafkhim

رَبُّكَ

Tajwid pada kata diatas adalah Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab berharakat fathah.

Mad asli

وَمَا قَلٰى 

Tajwid pada kata diatas adalah Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah, dan fathah berdiri diatas huruf Lam.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 4

Mad badal

وَلَـلْاٰ خِرَةُ 

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Mad badal, sebab berkumpulnya Hamzah dengan huruf mad dalam satu kata (Alif fathah berdiri), tetapi posisi Hamzah lebih dahulu daripada mad, panjangnya yaitu 1 alif.
  2. Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab berharakat fathah.

Idgham bila ghunnah

خَيْرٌ لَّكَ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Huruf lin (haraf lin), sebab huruf Ya mati setelah fathah.
  2. Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab berharakat dlommah.
  3. Idgham bila ghunnah (tidak dengung), sebab tanwin dlommah menghadapi huruf Lam.

Alif lam qomariyah

مِنَ الْاُ وْلٰى

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Alif lam qomariyah, sebab alif lam menghadapi huruf Hamzah, cirinya ada tanda sukun.
  2. Mad badal, sebab berkumpulnya Hamzah dengan huruf mad dalam satu kata (Wawu mati setelah dlommah), tetapi posisi Hamzah lebih dahulu daripada mad.
  3. Mad ashli (mad thabi'i), sebab fathah berdiri diatas huruf Lam.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 5

وَلَسَوْفَ

Tajwid pada kata diatas adalah Huruf lin (haraf lin), sebab huruf Wawu mati setelah fathah.

يُعْطِيْكَ

Tajwid pada kata diatas adalah Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf ya mati setelah kasrah.

رَبُّكَ

Tajwid pada kata diatas adalah Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab berharakat fathah.

فَتَرْضٰى

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Tajwid pada kata diatas adalah Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab berharakat fathah.
  2. Mad ashli (mad thabi'i), sebab fathah berdiri diatas huruf Dlo.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 6

Idzhar syafawi

اَلَمْ يَجِدْكَ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Idzhar syafawi, sebab Mim sukun menghadapi huruf Ya. Cara membaca idzhar syafawi yaitu huruf mim sukun dibaca dengan jelas (tidak dengung).
  2. Qolqolah sughra, sebab huruf qolqolah yaitu Dal sukun asli.

Ikhfa ausath

يَتِيْمًا فَاٰ وٰى

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf ya mati setelah kasrah.
  2. Ikhfa Ausath (pertengahan), sebab Tanwin Fathah menghadapi huruf Fa. Cara membacanya adalah bacaan ikhfa dan ghunnahnya sama atau sedang.
  3. Mad badal, sebab berkumpulnya Hamzah dengan huruf mad dalam satu kata (Alif fathah berdiri).
  4. Mad ashli (mad thabi'i), sebab fathah berdiri diatas huruf Wawu.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 7

Mad lazim mutsaqqal kilmi

وَوَجَدَكَ ضَآ لًّا فَهَدٰى 

Tajwid pada kalimat diatas adalah:

  1. Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi, sebab mad thabi'i menghadapi huruf bertasydid dalam satu kata. Panjangnya adalah enam harakat.
  2. Ikhfa Ausath (pertengahan), sebab Tanwin Fathah menghadapi huruf Fa.
  3. Mad ashli (mad thabi'i), sebab fathah berdiri diatas huruf Dal.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 8

Mad wajib muttasil

وَوَجَدَكَ عَآئِلًا فَاَ غْنٰى 

Tajwid pada kalimat diatas adalah:

  1. Mad wajib muttashil, sebab mad thabi'i (Alif mati setelah fathah) menghadapi huruf hamzah dalam 1 kata. Panjang mad wajib muttashil adalah 5 harakat (dua alif setengah).
  2. Ikhfa Ausath (pertengahan), sebab Tanwin Fathah menghadapi huruf Fa.
  3. Mad ashli (mad thabi'i), sebab fathah berdiri diatas huruf Nun.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 9

Ghunnah

فَاَ مَّا الْيَتِيْمَ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Ghunnah, sebab huruf Mim ditasydid. Cara membacanya huruf mim dibaca dengung dengan ditahan antara 2-3 harakat.
  2. Alif lam qomariyah, sebab alif lam menghadapi huruf Ya, cirinya ada tanda sukun.
  3. Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf ya mati setelah kasrah.

Qolqolah sughra

فَلَا تَقْهَرْ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah.
  2. Qolqolah sughra, sebab huruf qolqolah yaitu Qaf sukun asli.
  3. Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab disukun oleh huruf berharakat fathah.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 10

وَاَ مَّا السَّآئِلَ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Ghunnah, sebab huruf Mim ditasydid.
  2. Alif lam syamsiyah, sebab alif lam menghadapi huruf Sin, cirinya ada tanda tasydid.
  3. Mad wajib muttashil, sebab mad thabi'i (Alif mati setelah fathah) menghadapi huruf hamzah dalam 1 kata.

Idzhar halqi

فَلَا تَنْهَرْ

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah.
  2. Idzhar halqi, sebab nun sukun menghadapi huruf HA.
  3. Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab disukun oleh huruf berharakat fathah.

Tajwid surat Ad Dhuha ayat 11

وَاَ مَّا

Tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Ghunnah, sebab huruf Mim ditasydid.
  2. Mad thabi'i (mad ashli), sebab huruf alif mati setelah fathah.

بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

Tajwid pada kalimat diatas adalah Huruf Ra dibaca tafkhim (tebal), sebab berharakat fathah, serta ada tasydid diatas huruf Ba dan Dal.

Demikianlah analisa hukum tajwid surat Ad Dhuha ayat 1-11, semoga bermanfaat.